KIAT MENYAMBUT BULAN RAMADHAN
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
والصلاة و السلام على رسول الله و على آله و صحبه و من تبعهم بإحسان الى يوم الدين
أما بعد
Sidang jamaah sholat isya rahimani wa rahimakumullaah
Alhamdulillah kita bersyukur kehadirat Allah semata sehingga pada malam ini kita diberi taufiq untuk bisa melaksanakan sholat isya berjamaah yang in syaa Allah akan dilanjutkan sholat tarawih perdana di bulan Ramadhan tahun 1447 H
Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi kita nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dengan izin Allah telah membimbing umat manusia dari kegelapan kekufuran menuju cahaya islam
Sidang jamaah sholat isya rahimani wa rahimakumullaah
Jika seseorang menyambut orang, menyambut momen atau menyambut sesuatu yang mengembirakan, tentu ia akan mempersiapkan diri dan mempersiapkan segalanya dengan sebaik-baiknya.
Demikian juga seseorang yang akan menyambut “tamu agung” yaitu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan dan kebaikan di dalamnya.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ
“Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad, shahih).
Kaum muslimin pun diperintahkan menyabut bulan Ramadhan dengan penuh kerinduan dan kegembiraan. Ketika bulan Ramadhan datang, akan ada seruan dan panggilan kepada kaum muslimin agar menyambut Ramadhan dengan kebaikan.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ، صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ، وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ، وَيُنَادِي مُنَادٍ: يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ، وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ، وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنَ النَّارِ، وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ.
“Jika telah datang awal malam bulan Ramadhan, diikatlah para setan dan jin-jin yang jahat, ditutup pintu -pintu neraka, tidak ada satu pintupun yang dibuka, dan dibukalah pintu-pintu surga, tidak ada satu pintupun yang tertutup, berseru seorang penyeru: wahai orang yang ingin kebaikan lakukanlah, wahai orang yang ingin kejelekan kurangilah. Dan bagi Allah membebaskan sejumlah orang dari neraka. Hal itu terjadi pada setiap malam.” (HR. Tirmidzi)
Maka para ulama menjelaskan menyambut bulan Ramadhan dengan berbagai persiapan diantara
-
Taubat nasuha
-
Niat kuat untuk meningkatkan amalan
-
Memperbanyak puasa dan membaca al Quran di bulan Sya'ban
-
Mengurangi aktivitas duniawiyah
-
Mempersiapkan kesehatan fisik dan psikis
-
Mengalokasikan harta untuk meningkatkan shodaqoh
-
Dan perkara yang lain untuk menggapai keberkahan di bulan yang mulia ini.
Seorang ulama bernama Amr bin Qois Al Mullaai rahimahullaah mengatakan :
طُوبَىٰ لِمَنْ أَصْلَحَ نَفْسَهُ قَبْلَ رَمَضَانَ
Beruntunglah orang yang memperbaiki dirinya sebelum masuk bulan Ramadhan
فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ “Maka wahai kaum Muslimin”
Jadikan momen Ramadhan yang sudah dihadapan kita ini untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah dan amalan ketaatan.
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ.
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Belum ada komentar.
Masuk untuk ikut berkomentarKomentar ditutup.